Archive for the 'Real World' Category

27
Feb
09

Arti Kehilangan & Waktu yang Tepat

Kemarin dengar berita duka, bapak salah satu temanku dipanggil-Nya. Pas dengar, langsung merasa kok ya sedih amat ya? Rasanya langsung down to earth dengarnya. Lama baru mencerna, akhirnya keluar kata – kata ini : “ga gampang nerima ini rancangan terbaik Tuhan atau waktu yang tepat”. Dia sedang mengerjakan tugas akhirnya dan berjuang biar bisa lulus April ini, demi menyenangkan keluarga besarnya. Dia pernah bilang itu beberapa kali. Dan kejadian ini membuatku tersadar, “what happened God?”, “whats wrong with his dream?”, “can You make it easier after he took his graduation?”, dan banyak lagi pertanyaan lainnya.

sedih

Kehilangan punya arti tersendiri dalam hidup ini. Arti yang harus kita terjemahkan dengan embel-embel “wajib” di belakangnya. Yap, karena kita Continue reading ‘Arti Kehilangan & Waktu yang Tepat’

28
Nov
08

[Games] Guardian Angel

Permainan ini nampaknya sudah tidak asing lagi bagi beberapa orang, bahkan banyak orang. Namun permainan ini cukup asing buatku. Aturan permainan yang kupahami hingga kini untuk Guardian Angel (GA) ini adalah :

1. Ambil satu kertas bertuliskan nama, dan nama yang tertera itu disebut “manusia-mu”

2. Otomatis dirimu akan menjadi “angel” atau “guardian angel” untuk “manusia-mu”

3. Lakukanlah segala cara yang menunjukkan “kau peduli padanya”

4. Dan hal ini akan berlangsung selama beberapa waktu hingga waktu yang ditentukan

5. Jika sang “manusia-mu” merasa tidak diperhatikan, maka kamu akan diberi “hukuman”

Seperti itu kira-kira aturan permainan yang kutangkap dari teman-teman yang juga ikut ambil bagian dalamnya. Saya pernah membicarakan hal ini dengan salah seorang teman saya (yang tidak termasuk dalam bagian komunitasku), dia bilang ada perbedaan versi GA yang dia mainkan dengan yang kumainkan terkait poin (5). Dia bilang tidak ada hukuman. Ternyata ada beberapa versi GA juga. Benar-benar baru tahu dan mungkin di luar sana masih banyak jenis modifikasi GA. Menarik juga.

GA ini mulai dijalankan dalam komunitasku (perkumpulan di gereja) mulai beberapa hari yang lalu hingga 2 minggu ke depan. GA ini akan diakhiri dengan acara kebersamaan, sekaligus akan terbukalah siapa manusianya siapa dan siapa angelnya siapa. Intinya adalah belajar bagaimana peduli dan memperhatikan orang lain, sembari berharap komunitas kami bisa lebih kuat dan saling mengasihi satu sama lain.

Sampai berita ini turun, aku belum juga mengambil nama manusiaku. Sedangkan aku sudah menjadi manusia untuk angelku. Beberapa bukti sudah mulai ada, seperti SMS dari nomor AXIS yang tak kukenal. Isinya : peringatan agar tidak lupa makan siang. Wah, rasanya enak memang diperhatikan. Selain itu, yang paling menarik (mungkin karena tingkat perhatiannya sudah bertambah), bungkusan untukku tadi malam (kamis,27/11) di jendela depan kosan. Sebelumnya “angel-ku” itu SMS dulu dan bilang “sudah terima kiriman yang di jendela kos kamu??”. Langsung aku menuju TKP dan melihat ada bungkusan hitam bertuliskan Kepada : REBECCA beserta alamat. Sesudah kubuka, isinya ada Goodtime dan Bear Brand. Terkejut juga, dan dengan sedikit curiga kepada beberapa rekan kosan yang mungkin saja “angel-ku” atau perpanjangan tangan dari angelku. Jadi makin penasaran.

Permainan ini cukup menarik. Namun, menurutku permainan ini hanya sebuah rekayasa yang terkesan manipulatif dengan kasus khusus. Seorang teman bertanya sewaktu itu menjadi status YM ku (“I think punishment make this game so manipulative…hahhahahaha….”), kira – kira seperti ini dialognya :

Temanku (T) : “Why do you think so??”.

Aku (A) : “Aku tidak suka orang lain memperhatikanku atau sebaliknya hanya karena takut dihukum, tapi tidak lahir dari hati sendiri”

T : “So, if your human is stranger for you, what will you do??”

A : “Aku coba untuk benar-benar peduli dan perhatian padanya.”

T : “Why do you think you can do it??”

A : “Coz HE loves me before”

T : “Good. I got the idea. I think so.”

(dialog di atas hanya penggalan singkat dan masih dalam koridor makna yang sebenarnya)

Niatan baik permainan ini akan menjadi inspirasi yang besar jika kita benar-benar mencoba merasakan bagaimana kasih itu mengalir dari angel kita. Mulailah dari hal kecil, dari diri sendiri, dan sekarang juga.

I want to thank you my angel.

Thank you for your caring and may God bless you always.

Thank you for inspiring me.

12
Nov
08

Penyesalan Berujung Kesakitan

Kemarin, selasa waktu bandung, rasanya menjadi hari yang memalukan dalam hidupku. Entah kenapa itu terjadi begitu aja. Kesal dan kecewa karena dia harus datang ke tempatku. Tadinya kalau aku sendiri, pasti semua akan baik-baik aja atau kalau dia tidak datang, semua gak akan jadi begini.

Aku gak tahu apa dia sadar atau gak, tapi sejauh ini keyakinanku, kalau dia itu sadar benar karena posisinya yang memungkinkan untuk itu. Kalau dia sadar, dan dia masih berlagak cuek dan sok cool, oh mungkin aku akan semakin menyesal. Siallllll………………..!!!! #@(@)#(@!)(#!ID@E!(#!#!(#!))!($@@#!!@!!

Masih tersimpan sedikit harapan, kalau dia tidak sadar waktu itu. Tapi dari reka adegan, kayaknya dia gak mungkin gak sadar. Gak mungkin bangetlah pokoknya!!!! Runyam sudah!!! Arghhhhh…………

Efeknya dahsyat. Ini adegan yang paling tidak mengenakkan dalam hidupku, karena semua seperti bukan salahku, tapi salahnya (yang tidak secara sengaja atau sadar dilakukannya) karena dia datang di tempat aku berada dan menjengkelkannya lagi karena dia ada di posisi itu. Aarrggggghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!

Entah kapan aku bisa benar-benar tau apa dia sadar atau gak??!! Dan entah kapan rasa ini hilang??!!! Penyesalan ini berujung kesakitan…. Karena rasanya sakit sekali sekarang…….

16
Oct
08

Selalu indah pada waktu-Nya

hatiku percaya Tuhan punya rencana……

Hari ini, sebenarnya biasa saja. Seperti biasa, tiap pagi matahari itu bersinar, terik dari jendela kamarku yang cukup besar hingga melebihi cahaya lampu yang menggantung di langit kamarku. Mata ini rasanya masih mengantuk dan ingin terus terkatup. Sedikit aku berusaha memjelikkan mata demi melihat jarum pendek dari lingkaran waktu yang hanya 1 meter di depanku. Sudah pukul 6.30 pagi rupanya. Waktu itu berjalan pelan-pelan, karena hampir dalam setiap tidurku aku harus terbangun beberapa kali sampai akhirnya aku bangun pagi. Satu-satunya hal yang membuatku tak terbangun di tengah pagi adalah kelelahan yang amat sangat. Pertama kali mata ini terbuka, jarum pendek itu masih di angka 1, bangun lagi melihatnya sudah bergerak 2 angka, dan waktu terakhir bangun arahnya sudah mencapai 5. Lelah memang terbangun begitu. Tapi aku sudah sangat terbiasa, bahkan jadi aneh kalau tidak terbangun minimal sekali saja sebelum benar-benar mata ini melek.

Wuah…waktu bangun aku tersadar hari ini adalah hari ke-15 dalam libur lebaran, yang artinya waktu liburanku hanya tinggal 3 hari lagi. Rasanya ingin sekali kembali ke hari pertama liburan dan mulai mengerjakan TA, terbayang TA hanya tersentuh di hari-hari pertama saja dan kini banyak tugas menumpuk untuk dibawa ke meja para dosen. Belum lagi ujian tengah semester yang menanti. Oh Tuhan, kemana saja aku selama ini??

Sebenarnya sudah sejak hari ke-12 kemarin aku mulai tergerak melakukan pekerjaan yang berguna. Apalagi, semuanya hanya agar liburan yang cukup panjang ini tak berlalu begitu saja. Akhirnya kuputuskan membeli 2 buah buku yang membuatku penasaran dan selama ini tak terlalu kuambil pusing. Mungkin terkena efek habis menonton laskar pelangi dan cita-citaku dari dulu. Kubeli juga sang pemimpi dan edensor itu untuk memanjakan diriku. Tak ayal lagi sampai hari ke-14, aku bertekun menyelesaikan 2 buku itu. TA, tugas, dan bahan ujian pun belum tersentuh, bahkan sampai sekarang aku menulis ini. Tapi aku harus segera mengerjakannya setelah tulisan ini selesai.

Cukup panjang perjalanan hari ini dalam ukuran liburan. Aku bergegas mandi, dan pergi ke pos berjalan yang ada depan kampus untuk mengirim pesanan abangku. Setelah itu, aku ke bank menyimpan beberapa rupiah. Bisa cepat nanti rupiah itu berlalu kalau masih tetap ada di tanganku. Aku menghentikan angkutan menuju 1 tempat lagi yang ingin kutuju. Di perjalanan, ada pesan yang muncul di layar si merah. Cepat kubaca dan…

“Astaga…hampir saja aku lupa janjiku kemarin”, ujarku pada diriku sendiri.

Aku pun turun tepat di depan sebuah supermarket mini. Kuurungkan niatku menuju 1 tempat lagi itu. Aku masuk ke dalam supermarket dan membeli makanan. Selanjutnya kuputuskan pulang dulu ke kosan, dan membuat janji bareng dengan pengirim SMS tadi jam 12.

Sampai di kosan, kembali penipuan sacha tersiar. Teganya kau sach, pikirku dalam hati. Entah apa yang dipikirkan pria yang masih menyimpan pesona itu, layaknya pria baru dewasa. Tapi kupikir-pikir, rasanya sulit menerima kenyataan sampai kita ada dalam kenyataan itu. Biarlah Tuhan yang menjadi hakim mereka. Menunggu jam 12, aku kembali terlarut di depan komputer. Sampai ada suara jeritan si merah. Kami pun berangkat menuju banyak tempat peradaban (hahaha…).

Keluar dari salah satu bukti peradaban dan orientasi manusia yang semakin tinggi di mata dunia, sobatku mengajakku melihat-lihat di salah satu toko buku. Dari dulu dia pernah bilang kalau toko ini lebih murah dari pusat buku yang megah nan mahal itu. Awalnya aku ragu, begitu pun dia, kalau toko buku ini ada di sekitar tempat kami berada. Namun setelah kami keluar dari gedung bersimbolkan perempuan itu, di seberang agak ke kiri, terpancang billboard “TOGAMAS”. Muka kami pun berseri, karena akhirnya kami menemukan toko buku yang katanya murah itu. Pembuktian terakhir adalah kisaran harga dan jenis buku di dalamnya.

Kami masuk dan melihat-lihat. Beberapa buku yang kupegang, semua diberi tanda diskon 15% di barcodenya. Namun, mana ku tahu berapa harga sebenarnya. Dengungan pikiran negatif itu terus mengalun dalam otakku ini sampai kutemukan trik. Trik yang paling ampuh untuk melihat apakah toko ini memang lebih murah dibanding toko yang terkenal itu, aku mencari sang pemimpi dan edensor. Jelas saja, harga buku itu masih terrekam jelas di kepalaku. Kucari, namun tak kutemukan. Aku bertanya ke salah seorang petugas yang langsung menunjukkan posisinya.

Langsung dengan sigap aku melihat barcode di bagian belakang buku sang pemimpi. Rp. 49000 dengan diskon 15% menjadi 41650. Cihuyy…toko ini memang benar-benar lebih murah. Aku dan sobatku seperti menemukan emas di tengah lumpur. Dengan lugas kukatakan padanya, tempat ini akan menjadi toko buku favoritku.

Ingin rasa melengkapi koleksi dengan membeli laskar pelangi. Tapi setelah diberi tahu petugasnya jika membeli 3 edisi itu sekaligus maka akan mendapat diskon 25%, semangatku langsung pudar. Kenapa tak dari dulu saja aku tahu tempat ini, pikirku. Dan, laksana pahlawan, sobatku itu bilang, “Aku mau beli sang pemimpi dan edensor. Dan kau beli laskar pelangi. Jadi kita diskon 25%. Disampul lagi” Waduh senangnya minta ampun, walau aku merasa sedikit tidak enak kalau misalnya dia terpaksa. Seperti mengerti, dia lanjutkan lagi, “Aku memang mau koleksi kok”. Aku pun lega.

Kami pun dengan semangat membayar di kasir, sampai-sampai pas kasirnya bilang semuanya 120ribuan gitu, aq ngasi 50 ribu aja dan menunggu kembalian. Si kasir pun terbengong, lama juga aq baru tersadar,,,setelah tersadar….alah, makjang malunya…hahahhaa….. Setelah bayar, kami pulang, belanja bentar di pasar, dan sampai di kosan dengan keadaan capekkkk…..fiuhh….

Sampai di kosan, aq ketok-ketok kamar depan. Tapi gak ada jawaban. Aku pun masuk kamar lagi dan ngenet. Beberapa lama kemudian, aq mandi. Selesai mandi, aq ketok kamarnya lagi. Mau nanya apa dari tadi siang dia uda makan apa belum, sekalian ngajak beli makan malam. Akhirnya dia buka juga,,,kelihatan tampangnya in not her mood to me. Sempat bingung juga,,kok tampangnya gitu yah?? Tapi aq tanya aja apa dia uda makan ato belum, dia bilang uda. Trus akhirnya dia keluarkan unek-uneknya. Dan hari itu aq diberi kesabaran oleh Tuhan Yesus untuk bisa diam dan tenang. So amazing!! Mungkin selama ini aq bisa diam, tapi hati ini udah ga tenang. Tapi kemarin itu aq benar-benar ngerasa tenang luar dalam.

Aq keluar dari kamar itu menuju kamarku. Sesaat aq berdoa mengucap syukur ama Tuhan Yesus karena Dia mengabulkan doaku untuk diberi kesempatan lebih baik lagi dalam mengontrol emosi dan rasa sukacita serta damai sejahtera dalam hatiku. Aq sangat bersyukur buat hari itu, luar biasa, dan Dia memang selalu hebat dalam hidupku…merangkai tiap jalinan kasih dalam hidupku dengan sempurna dan indah!!!

Makasih banyak Tuhan Yesus…

07
Sep
08

best i ever had

Kemaren pas KP,  aq pernah sms kawan2, lagi iseng ga da kerjaan di PLG. Soalnya kerjaan uda pada selesai dan tinggal nunggu beres-beres alat aja. Tapi karena kerjaannya yang rada lama, akhirnya kami sepakat menunda mengerjakannya sampe besok. Padahal sejujurnya aq uda males dateng lagi ke PLG ini. Bukan karena tempatnya ga enak, tempat dan orang-orangnya enak banget. Tapi biar gimanapun, kosan dan jalan-jalan tetep jadi tempat terbaik. hehehe……

Nah, karena ga ada kerjaan itu aq coba sms kawan2 dengan isi sms nya seperti ini :

“Am I a good friend for you? If yes, just reply this message. If no, just leave this message. And you will see the miracle”

Kira-kira inti smsnya gitu deh. Aq gak ingat jelas. Tidak berapa lama seseorang yang memang sangat kuharapkan, tapi gak kusangka lagi punya pulsa, langsung cepat membalas smsku. Pas baca, rasanya senang banget dan puji Tuhan punya sahabat kayak dia. SMS nya gak panjang, pendek malah, cuma 1 kalimat yang terdiri dari beberapa kata. Dia cuma tulis :

“You are my best friend that i ever had”

Thanx God,, day by day,,more and more U give me surprise in this life….especially my best friend, ary…^_^

30
Jun
08

Meniti Masa Depan

Waktu – waktu itu semakin dekat. Ketakutan itu mulai muncul, entah dari dalam maupun dari luar diri ini. Rasanya ingin sekali cepat – cepat keluar dari lingkaran ini dan menuju masa depan yang pasti. Tetapi sejenak aku tersadar, tidak ada yang “sepasti” harapan kita di dunia ini. Selama ini nampak hanya seperti sebuah permainan, permainan menggambar dan mewarnai perjalanan hidup. Mungkin jika aku punya blueprintnya, terlalu banyak gambar yang tak terwarnai dan kabur. Apa yang kumiliki dan kukerjakan sekarang seringkali tidak mendorongku menjadi apa – apa di masa depan. Sampai akhirnya jika nanti aku ada di persimpangan jalan setelah keluar dari sini, aku hanya bisa “bengong” dan bertanya – tanya “aku mau kemana yah??!!!”….hahahahaa…..ironis dan menyedihkan.

Teringat beberapa ungkapan filosofis dari beberapa dosen ITB yang sudah lama mengecap pahit manisnya dunia ini. Ada seorang dosen yang mengatakan (dan pastinya kita sudah terlalu sering mendengarnya!!!) “orang tidak akan mengganggap rendah dirimu jika engkau tidak mengizinkan”. Yups, mereka, kami atau kita terlalu mudah menarik pelatuk dan menembaki orang – orang dengan peluru – peluru ejekan, hinaan, sindiran, dan sebagainya. Mengganggap diri lebih baik dan ciptaan terbaik Tuhan. Well, nampaknya dreams come true ketika kau masuk ITB, di jurusan favorit, lapangan kerja terbuka sangat lebar, link banyak, IPK wow!!!, mau kerja dimana tinggal pilih, dapat uang banyak, dan kerja tanpa lihat kiri dan kanan, yang penting kau kaya dan menyenangkan buat dedengkot-dedengkot keluargamu??!!! hahahahahaha…… Lalu apa??? Lalu bagaimana?? Lalu mau apa???

Setelah semua kesuksesan dan kemegahan hidup ada di tangan kita, maukah kita sedikit melirik tentang perut orang yang masih kosong dan mendendang tiap jam makan??? Maukah kita sedikit peduli dan melirik tentang bangsa yang semakin caruk maruk ini?? Kitakah kuda – kuda yang akan ditunggangi bangsa – bangsa asing itu dan akan menjual bangsa kita sendiri??? hahahaa…… Kita pintar dan ironis di saat yang sama ternyata kita bodoh dan tak berperasaan. Tertawalah dengan idealismemu dan menangislah untuk idealismemu itu!!!!

Tulisan ini seperti terkesan apatis dan menyalahkan orang lain. Sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari semakin banyak orang – orang di sekelilingku yang akan lulus (termasuk aku mungkin…pastinya.,,.,hehehe….). Semua berlomba – lomba mencari pekerjaan yang hebat dan gaji yang menggiurkan. Prestise!!! Masa anak ITB lama jadi penggangguran???!!! Masa anak ITB cuma kerja disitu dan gajinya segitu???!!! Tidak munafik, aku juga punya pikiran yang sama. Punya pikiran yang sama karena banyak suara di luar sana menekanku. Mimpiku bukan ingin memiliki pekerjaan dan gaji yang hebat. Mimpiku bukan hanya untuk menyenangkan keluargaku. Mimpiku jauh dari apa yang kugeluti sekarang. Tapi apa mereka mengerti mimpiku??? Mimpiku mungkin akan membekaskan kekecewaan di hati mereka…… But, truly, i hope i can reach my dreams,,,

Bergerakkah kita ketika idealisme itu melukai orang yang kita sayangi?????

Itulah ketakutanku…….. dan kini mulai menjadi kekuatanku!!!!

27
Jun
08

ada yang mau jadi teman??

well…apa2an ini beck??

pertanyaan macam apa ini??

ini hanya pertanyaan pembuka dan penarik saja….

intinya cuma mw bilang…..

“nikmati persahabatanmu karna hidup ini hanya sekali saja!!!”




quote for today

Kegagalan itu hanya "pitstop" untuk menyusun strategi menuju kesuksesan...SEMANGAT!!!

YM! : beckha_sq

Have Been Visited

  • 3,896 HITS

!!TWITTER!! follow me @rebeccadeswita

 

June 2012
M T W T F S S
« Oct    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.