Jangankan menjadi pecinta kopi, minum seteguk saja rasanya enggan. Yap, saya memang tidak pernah menyukai minuman berwarna gelap itu. Kebiasaan menyediakan kopi hanya untuk tamu di rumah, menandakan tak satu pun anggota keluarga kami yang menyukai kopi. Sangat berbeda, jika dibandingkan dengan ada orang yang bisa minum kopi hampir tiap hari. Wow…
Tapi, seperti pepatah saya (hahaha…) “Walau engkau sangat gelap,pasti ada 1 titik terang”. And then, pepatah ini nampaknya berujar di hari pertama tahun 2010.
Seperti biasa, entah itu di Siantar, Medan, Jakarta, pertemuan keluarga kami di tanggal 1 Januari menjadi hal wajib. Pasti banyak keluarga juga mengikuti tradisi ini. Well, namanya juga pertemuan keluarga, pasti selalu ada indikasi tua-muda di dalamnya. Ada orangtua, anak-anaknya atau bahkan anaknya anak, dsb, dsb.
Kebersamaan seperti ini yang sebenarnya mengingatkan kita arti “keluarga”. Tapi jangan terlalu sering – sering ketemu juga, bisa bosan.
Baiklah, karena topik ini membahas kopi, urusan keluarga kita tinggalkan sejenak ya. Continue reading ‘Kopi Luwak & Anti-kopi’

Recent Comments